mahidara.com – 13 September 2026 | Skuad Mahal Tottenham masih ompong, ukir sejarah buruk menjadi sorotan utama pada laga terakhir Premier League melawan Everton. Tim Asosiasi Inggris itu kembali terdiam tanpa mencetak gol, memperpanjang catatan tak produktif meski telah menggelontorkan dana ratusan juta pound untuk memperkuat lini serang.
Latihan Intensif Tak Membuahkan Hasil
Sejak akhir Januari, manajer Tottenham berjanji akan mengoptimalkan potensi pemain bintang yang dibeli dengan nilai fantastis. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa Skuad Mahal Tottenham masih ompong, ukir sejarah buruk tidak sekadar retorika. Pada laga yang berlangsung di Goodison Park, kedua tim hanya menyajikan pertarungan tak berujung dengan statistik tembakan yang hampir seimbang, namun semua berujung pada skor 0-0.
Statistik Kunci Laga
- Tembakan total: Tottenham 12, Everton 10.
- Penguasaan bola: Everton 55%, Tottenham 45%.
- Kesempatan emas: Tottenham 3, Everton 2.
- Kartu kuning: Tottenham 2, Everton 1.
Angka-angka tersebut menegaskan bahwa meski ada peluang, Skuad Mahal Tottenham masih ompong, ukir sejarah buruk dalam hal penyelesaian akhir. Penyerang utama yang diharapkan menjadi penyalur gol malah gagal menembus pertahanan lawan.
Also Read
Investasi Besar, Harapan Besar
Transfer pemain bintang dalam beberapa bulan terakhir menambah beban finansial klub. Pembelian seperti James Maddison, Cristian Romero, dan Sadio Mané dijuluki sebagai upaya “mengangkat kembali” Tottenham ke puncak kompetisi. Namun, performa di lapangan belum mencerminkan nilai investasi tersebut. Sebagai contoh, Maddison yang diharapkan menjadi playmaker utama hanya mencatat dua tembakan, keduanya meleset.
Analisis Tak Taktis
Para pengamat menilai bahwa strategi ofensif Tottenham masih terkesan kaku. Sistem formasi yang sering berubah-ubah membuat pemain tidak memiliki pola serangan yang konsisten. Akibatnya, Skuad Mahal Tottenham masih ompong, ukir sejarah buruk dalam mencetak gol, bahkan melawan tim menengah seperti Everton.
Reaksi Penggemar dan Media
Suasana di media sosial semakin memanas. Fans Tottenham mengkritik manajemen klub karena menghabiskan dana besar namun tidak menghasilkan gol. Beberapa pundit menilai bahwa klub perlu meninjau kembali proses rekrutmen dan memberikan kesempatan lebih pada pemain muda yang sudah terbukti mampu mencetak gol di level domestik.
Langkah Kedepan
Masuknya jadwal pertandingan selanjutnya meliputi pertemuan melawan tim papan atas, Tottenham harus segera menemukan solusi. Pilihan yang paling realistis antara lain:
- Menyesuaikan taktik menyerang dengan menambah variasi sayap.
- Meningkatkan latihan penyelesaian akhir untuk menurunkan angka tembakan meleset.
- Memberi kepercayaan lebih kepada pemain muda yang memiliki statistik gol tinggi di tim cadangan.
Jika tidak ada perubahan signifikan, risiko Skuad Mahal Tottenham masih ompong, ukir sejarah buruk akan terus menambah beban psikologis pada pemain dan menurunkan moral pendukung.
Kesimpulan
Penampilan terakhir Tottenham melawan Everton menegaskan bahwa uang besar tidak otomatis menjamin kemenangan. Dengan Skuad Mahal Tottenham masih ompong, ukir sejarah buruk menjadi realitas yang harus dihadapi, manajemen dan pelatih harus segera mencari solusi taktis dan psikologis agar klub dapat kembali bersaing di level tertinggi Premier League.




